Daftar Tempat Wisata Balige

Daftar Tempat Wisata Balige

Kota Balige merupakan ibokota Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara. Kota ini berada tepat di tepi pantai Danau Toba bagian paling selatan. Kota Balige cukup dekat dengan Bandara Silangit yang saat ini namanya teah berubah menjadi Bandara Sisingamangaraja XII. Di sekitar kota Balige banyak tempat menarik yang bisa Anda jadikan menjadi tujuan dalam rencana perjalanan wisata Anda.

Berikut ini adalah daftar tempat wisata Balige:

1. Pasar Balairung Balige

2. Museum Batak Balige

3. Taman Wisata Alam Sijaba Hutaginjang

4. Geosite Hutaginjang

5. Geosite Batu Basiha di Sibodila

6. Geosite Balige Liang Sipege Meat

7. Batikta

8. Pantai Bulbul

Bandara Silangit jadi Bandara Sisingamangaraja XII — Borsak Mangatasi Nababan

Siborongborong – Bandara Internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara resmi berganti nama. Kini Silangit dinamai dengan Bandara Sisingamangaraja XII. Belum diketahui apa penyebabnya Silangit berganti nama. Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi pun sudah mengiyakan soal pergantian nama tersebut.

via Bandara Silangit jadi Bandara Sisingamangaraja XII — Borsak Mangatasi Nababan

Lake Toba Ultra Marathon 2018 Diikuti 650 Peserta dari 8 Negara — Borsak Mangatasi Nababan

Lake Toba Ultra Marathon

Samosir – Sebanyak 650 pelari dari 8 negara akan mengikuti Lake Toba Ultra Marathon 2018 yang berlangsung, Sabtu (22/9) di Kabupaten Samosir Sumatera Utara. ”Samosir Lake Toba Ultra 2018, diikuti pelari asal negara Kenya, Singapura, Malaysia, Jepang, Amerika, Inggris, Indonesia dan Cina,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Ombang Siboro, kepada wartawan, Jumat (21/9).

via Lake Toba Ultra Marathon 2018 Diikuti 650 Peserta dari 8 Negara — Borsak Mangatasi Nababan

Pemerintah Siapkan Program Pembiayaan Khusus Pariwisata di Danau Toba

Pariwisata di Danau Toba

Pemerintah Pusat terus mendorong kegiatan pariwisata di kawasan Danau Toba. Selain masuk dalam peringkat pertama destinasi super prioritas Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Pemerintah telah menyiapkan program pembiayaan khusus.

 

Hal itu terungkap sewaktu Launching Pilot Project Sektor Pariwisata, di Desa Janji Raja, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (20/9).

 

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, program pembiayaan itu, diharapkan mensejahterakan rakyat di kawasan Danau Toba. Program pembiayaan tersebut, imbuhnya lumayan besar dengan anggaran Rp 500 juta dengan bunga 7 persen.

 

“Ingat, bahwa usaha-usaha UKM rintisannya itu paling lemah pada perbankan, dan ini kita sudah sepakat. Bahwa di bawah Menteri Perekonomian sudah diciptakan KUR khusus untuk pariwisata,” jelas Arief Yahya.

 

Pilot project di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sendiri, akan dilakukan selama enam bulan. “Setelah itu lalu kita perbaiki sistem yang perlu kita perbaiki. Apabila sukses, akan kita implementasi kepada seluruh kabupaten yang ada di kawasan Danau Toba. Selanjutnya setahun kemudian di seluruh Indonesia,” paparnya.

 

Dalam kesempatan itu, Arief juga mengungkapkankan, pihaknya juga menawarkan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata untuk IMF World Bank Annual Meeting. “Nanti pelaksanaan akan berlangsung pada 12-14 Oktober 2018 di Bali. Setelah itu akan ada beberapa deligasi yang akan mengunjungi Danau Toba,” tandasnya.

 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi menyatakan, akan mendukung Menteri Pariwisata untuk memajukan pariwisata di kawasan Danau Toba. Karena bagi Edy, Danau Toba merupakan kepingan surga kecil yang diberikan Tuhan di Sumut.

 

“Kami akan berjanji untuk memajukan pariwisata di kawasan Danau Toba ini agar banyak orang yang akan berkunjung ke sini. Pak Presiden tak salah, Pak Menteri tak salah mengembangkan daerah ini,” tegas Edy.

 

 

Sumber: Jawa Post

Wow, Danau Toba Masuk Top Destinasi Super Prioritas Indonesia

Masuk Top Destinasi Super Prioritas Indonesia

Dari empat destinasi super prioritas, Danau Toba berada di posisi teratas  dari tiga destinasi lainnya. Di posisi kedua ada Candi Borobudur di Jawa Tengah, diikuti Mandalika di Lombok dan Labohan Baju di NTT yang menjadi destinasi prioritas keempat.

 

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya saat Launching Pilot Project Sektor Pariwisata, di Desa Janji Raja, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (20/9). “Kenapa dibilang prioritas, karena apapun yang diminta masyarakat akan diberi,” ungkap Arief Yahya.

 

Oleh karena itu, lanjutnya, bagi masyarakat khususnya pemuda di kawasan Danau Toba untuk merapatkan barisan serta ikut mengembangkan pariwisata Danau Toba. “Saya tegaskan bahwa, kesempatan ini tidak datang dua kali. Maka saya harapkan kekompakannya,” imbuhnya.

 

Jika seluruh elemen ikut serta dan kompak dalam pengembangan Danau Toba, ia pun yakin kunjungan satu juta wisatawan pada 2019 bukanlah hal yang mustahil. “Apalagi kawasan Danau Toba ini berada di delapan kabupaten,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Arief menambahkan, selama Danau Toba belum disertifikasi menjadi UNESCO Global Geopark (UGG), maka agak susah untuk menjual danau Toba ke luar. Seperti Borobudur yang sudah mendapat kan UNESCO Heritage. “Kita harapkan 2019 Danau Toba mendapatkan UGG dan pastinya Danau Toba yang indah ini menjadi destinasi utama wisata kelas dunia,” tandasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyatakan, dirinya mendukung penuh launching pilot project sektor pariwisata untuk menumbuhkan kewirausahaan pada Homestay dan Tourist Guide di kawasan Danau Toba khususnya di Desa Tipang, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

 

“Saya sangat mendukung sekali project ini untuk membangun pariwisata di kawasan terbesar nomor dua di dunia ini,” kata Edy.

 

Selain Menteri Pariwisata, dan Gubernur Sumut, turut hadir dalam kegiatan yang digelar di desa yang berbatasan dengan Desa Tipang, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan itu, Menteri Komunikasi dan Informasi , Rudi Antara; perwakilan Menteri Koordinator Perekonomian; Kementerian PUPR; Kementerian Pemuda dan Olahraga;  Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor; Bupati Tobasa, Darwin Siagaian dan tokoh masyarakat.