Katastrofi Geologi oleh Super-erupsi

Seri  dari  Tulisan “Toba Big Bang” 74.000 Tahun yang Lalu: Katastrofi Geologi

Oleh : Awang H. Satyana

Parameter-parameter klimatologi dan oseanografi global yang menunjukkan perubahan signifikan pada 74.000 tahun yang lalu, merespon efek letusan mega-kolosal Toba. (Rampino dan Self, 1992)

Katastrofi geologi adalah suatu proses geologi yang menyebabkan perubahan sangat besar bagi lingkungan Bumi dan penghuninya, ditandai dengan rusak atau hancurnya lingkungan, kondisi iklim yang tidak menunjang bagi kelangsungan kehidupan, sehingga sebagian besar makhluk hidup mengalami kepunahan dalam skala besar (kepunahan massa/ mass extinction). Dengan terjadinya erupsi Toba dalam skala megakolosal, VEI = 8, yang terbesar di Bumi dalam 28 juta tahun terakhir, maka suatu katastrofi geologi diperkirakan telah terjadi. Kejadian ini secara definitif disebut sebagai “Teori Katastrofi Toba”.

Katastrofi Toba terjadi melalui dua cara, yaitu musim dingin volkanik (volcanic winter) dan punahnya sebagian besar manusia modern yang saat itu sedang bermigrasi keluar dari Afrika (population bottlenecking) (Gibbons, 1993; Rampino dan Self, 1993; Ambrose, 1998)

Musim dingin volkanik terjadi bila banyak abu tersembur masuk ke dalam atmosfer. Kadar asam belerang pun memasuki atmosfer , dan bila abu volkanik terinjeksi lebih tinggi ke dalam atmosfer, maka abu volkanik dan asam belerang tersebut akan tinggal lebih lama di dalam atmosfer. Kejadiannya bisa selama berabad-abad, bahkan ribuan tahun, lalu mereka akan menangkis dan mengubah influks energi matahari ke atmosfer bagian bawah. Manusia modern yang hidup antara 1815-1818 pun menderita akibat letusan Tambora. Bagaimana bila itu terjadi 74.000 tahun yang lalu dan berasal dari sebuah erupsi megakolosal yang puluhan kali lebih kuat daripadaTambora? Maka, mungkin benar, bahwa telah terjadi suatu kepunahan massa.

Parameter-parameter klimatologi dan oseanografi global yang menunjukkan perubahan signifikan pada 74.000 tahun yang lalu, merespon efek letusan mega-kolosal Toba. (Rampino dan Self, 1993)
)

Letusan Toba 74.000 tyl telah menghasilkan 3 milyar ton abu halus dan aerosol H2SO4 dan SO2 yang terlontar setinggi 27-37 km menginjeksi atmosfer dan sangat signifikan mengurangi transmisi sinar Matahari ke permukaan Bumi (Rampino dan Self, 1992; Chesner dkk., 1991). Diperhitungkan bahwa transmisi sinar Matahari saat itu hanya 0,001-10 %. Menurunnya daya terima sinar Matahari ini telah menyebabkan temperatur menurun 3-5oC. Saat itu Zaman Es sedang menjelang, dan letusan Toba diyakini telah mempercepat datangnya Zaman Es ini. Toba juga telah melepaskan sebanyak 540 milyar ton air yang naik sampai stratosfer dan dapat mengubah gas belerang yang dilontarkan Toba menjadi 1-10 milyar ton aerosol H2SO4. Posisi Toba di wilayah tropis juga membuatnya lebih efisien untuk abu dan gas dari Toba memasuki stratosfer di kedua belahan Bumi.

Mengenai hal ini, para ahli umumnya sepakat bahwa letusan megakolosal Toba telah memicu ataumempercepat musim dingin sesuai siklus geologi. Mereka hanya berbeda pendapat di mekanisme terjadinya musim dingin volkanik dan tingkat penurunan temperatur, misalnya yang didiskusikan oleh Oppenheimer (2002) dan Robock dkk. (2009).

Parbakalan, Sidikalang, lembah terbuka sejajar (strike valley) Sesar Sumatra. Foto: Margaretha Purwaningsih

Kemungkinan terjadinya penciutan populasi manusia akibat erupsi mega-kolosal Toba pertama kali dikemukakan oleh Gibbons (1993). Pendapat ini kemudian segera disokong oleh Rampino dan Self (1993). Teori bottleneck ini kemudian dikembangkan oleh Ambrose (1998) dan Rampino dan Ambrose (2000). Menurut para pendukung teori genetic bottleneck, antara 50.000-100.000 tyl, populasi manusia mengalami penurunan yang sangat drastis, dari sekitar 100.000 individu menjadi sekitar 10.000 individu (Gibbons, 1993; Ambrose, 1998). Bukti-bukti genetik juga menunjukkan bahwa semua manusia yang hidup sekarang, meskipun sangat bervariasi, diturunkan dari populasi yang sangat kecil antara 1000-10.000 pasangan sekitar 70.000 tyl.

Setelah genetic bottleneck dan pemulihan kembali, diiferensiasi ras populasi manusia terjadi dengan cepat. Oleh karenanya, diajukan pendapat bahwa Toba telah menyebabkan ras-ras modern berdiferensiasi secara mendadak hanya sekitar 70.000 tahun yang lalu, daripada secara berangsur selama satu juta tahun.

Terjadinya musim dingin volkanik dan Zaman Es yang segera karena letusan Toba dapat menjawab suatu paradoks tentang asal Afrika buat manusia, yaitu: bila kita semua berasal dari Afrika (Out of Africa) mengapa kita semuanya tidak mirip orang Afrika? Karena musim dingin volkanik dan Zaman Es yang segera telah mengurangi populasi sampai tingkat cukup rendah untuk meneruskan efek nenek moyang, lalu terjadi aliran genetik dan adaptasi lokal menghasilkan perubahan cepat pada populasi yang selamat, yang menyebabkan manusia-manusia di seluruh dunia terlihat begitu berbeda. Dengan kata lain, Toba telah menyebabkan ras modern manusia terdiferensiasi secara mendadak (Ambrose, 1998).

Demikian, beberapa aspek tentang Toba, tentang sejarah geologi, tektonik dan erupsi katastrofiknya pada 74.000 tahun yang lalu, tentang efeknya bagi iklim dunia dan akibatnya atas katastrofi biologi berupa penciutan jumlah manusia. Mengunjungi tempat-tempat dengan fenomena geo-histori di Indonesia yang menarik sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan tentang tempat tersebut, yang mungkin sebelumnya tidak diketahui dengan baik. Hal ini akan makin membuat kita takjub atas warisan geo-histori Indonesia, sehingga kita dapat lebih mencintainya.

Penulis adalah spesialis utama di SKMIGAS dan penggiat komunitas “Geotrek Indonesia”.

Ulos Batak Naik Martabat Dalam Rancangan Designer

Rampak suara gondang Batak memecah keriuhan di Sopo Partukkoan, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Rabu (17/10/2018). Diiringi melodi seruling, opung-opung dan oma-oma perajin ulos Batak berjalan menyusuri landas peraga dengan kain menjuntai di bahu.

 

Di belakang mereka, 18 model berjalan anggun menampilkan rancangan busana Edward Hutabarat. Malam itu, ulos Batak benar-benar naik martabat.

 

Opung-opung dan oma-oma perajin ulos Batak keliling menyusuri catwalk dengan kain menjuntai di bahu dalam pergelaran busana ”Ulos Batak in Innovation” yang merupakan rangkaian Festival Tenun Nusantara, Oktober lalu, di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

 

Awalnya, ratusan perajin yang sudah tak muda lagi itu tampak malu dan minder saat diminta berkeliling panggung. Untuk meyakinkan, sang perancang busana pun mengumpulkan mereka di tengah-tengah gedung.

Di depan mereka, Edo—panggilan akrab Edward Hutabarat— bersujud dan memutar badan 360 derajat. Dengan menggunakan bahasa Batak yang halus, Edo berkata, ”Bapak ibu seperti orangtua saya, terima kasih sudah hadir untuk peragaan ini.”

 

Opung-opung dan oma-oma itu sangat terharu mendengarnya. Mata mereka terlihat berkaca-kaca. Tanpa ragu-ragu, mereka langsung mengeluarkan ulos- ulos istimewa, koleksi-koleksi terbaik, juga ulos-ulos tertua warisan nenek moyang.

 

Untuk mengungkapkan rasa hormatnya, Edo turut serta manortor atau menari tortor bersama 120 opung-opung dan oma- oma itu. Sesuai tata krama Batak, kepada mereka, satu per satu Edo menyelipkan amplop kecil berisi uang untuk membeli sirih dan pinang.

 

Setelah opung-opung dan omah-oma berjalan menyusuri landas peraga selayaknya model, di ujung landasan, Edo yang juga putra daerah Tapanuli Utara itu menyambut mereka satu per satu, menyalami, dan memeluk mereka.

 

Akar budaya

 

Sesuai tema peragaan busana, ”Ulos Batak in Innovation”, Edo sukses melahirkan sentuhan baru pada kain-kain peninggalan leluhur Tapanuli Utara itu. Dalam mengulas ulos, Edo dengan cermat belajar dari akar leluhurnya.

 

Dalam berinovasi dengan ulos, Edo tetap mempertahankan kesantunan dan keanggunan ulos. Untuk busana pria, ia memakai ulos sibolang yang dimiliki hampir setiap keluarga suku Batak dalam aktivitas sehari-hari. Juga ulos suri-suri atau sisir yang memiliki pola-pola garis lurus.

 

Ia juga memanfaatkan ulos bintang maratur yang biasa diberikan saat momen kelahiran bayi, juga ulos tum-tuman yang cukup tinggi derajatnya dalam prosesi adat karena hanya boleh dipakai oleh ketua adat atau orang yang dituakan.

 

Yang terakhir, ulos harungguan yang paling istimewa dari sisi pembuatannya. Ulos harungguan adalah ulos yang di dalamnya ada semua motif ikat ulos. Ulos dari Desa Hutanagodang, Kecamatan Muara, di tepi Danau Toba ini memiliki tingkat kesulitan tinggi dalam proses pembuatannya.

 

”Saat prosesi adat, ulos harungguan diberikan untuk terwujudnya harapan yang tinggi, seperti perdamaian dua kampung, kelahiran, juga untuk anak yang hendak pergi merantau. Ada harapan yang tinggi ketika ulos ini diserahkan,” ujar Edo.

 

Edo lahir di keluarga yang melakukan ritual-ritual itu secara kental, lengkap dengan semua jenis ulos. Jadi, ia tahu persis kegunaan ulos. Ia menyebut ulos sebagai kain peradaban karena dipakai untuk melengkapi rangkaian seremoni kehidupan yang berhubungan dengan leluhur dan Sang Pencipta. Karena itulah, ulos tak pernah lepas dari prosesi-prosesi adat yang agung.

 

Berbekal pengalaman 20 tahun keliling Indonesia, Edo tak lupa memadukan ulos dengan kerajinan-kerajinan Nusantara lainnya yang ternyata juga merupakan hasil karya dari tangan- tangan renta. Ia mengombinasikan ulos dengan kain lurik buatan Pedan, Klaten, serta kain lurik Yogyakarta. Untuk mempercantik penampilan, ia juga mengangkat topi-topi pandan buatan Singaraja, Bali.

 

Untuk aksesori, Edo sengaja mengambil mutiara-mutiara pilihan dari Lombok juga sepatu kulit dari Magetan. Benar-benar perpaduan budaya Indonesia.

 

”Harga topi itu hanya Rp 50.000, demikian pula lurik Rp 50.000. Namun, semuanya dibuat dengan kualitas baik. Ada tangan-tangan renta di situ yang membuat topi, lurik, dan ulos, sebuah kesatuan untuk Indonesia. Yang saya tampilkan kemarin adalah peragaan yang siap disuguhkan di Paris, Milan, dan sebagainya. Kalau kita bisa meracik kekayaan Nusantara, kita bisa menggemparkan dunia,” kata Edo.

 

Aset langka

 

Ia meyakini, tangan-tangan renta ini adalah aset bangsa yang luar biasa. Dari merekalah peradaban bangsa ini masih bertahan. Tanpa mereka, tak akan ada topi pandan yang indah, lurik halus, dan ulos lembut untuk diwariskan ke anak-anak muda sekarang.

 

Sayangnya, tidak ada universitas atau perguruan tinggi yang mengajarkan keterampilan membuat karya-karya itu. Karena itu, Edo tanpa ragu-ragu mengajak opung-opung dan oma-oma itu ke atas panggung peragaan busana. Merekalah yang mempertahankan kejayaan tradisi Tapanuli Utara, Klaten, Jambi, Palembang, dan sekitarnya.

 

Jika diibaratkan sebagai perjamuan makanan, yang dihidangkan Edo di Sopo Partukkoan, Tarutung, adalah makanan utama ulos Batak, makanan pembuka topi dari Singaraja, serta kain lurik Pedan dan Yogyakarta sebagai hidangan penutupnya. Di situlah ia memberikan penghormatan kepada perajin-perajin bersahaja Nusantara.

 

Dari Sabang sampai Merauke, Edo membuktikan keindahan harmoni Nusantara. Dalam peragaan ini, ia baru mengupas tiga daerah. Masih banyak kekayaan Indonesia lainnya yang bisa digali. ”Pemerintah harus memberikan penghargaan khusus kepada mereka, terutama bagaimana menyalurkan jiwa kepiawaian tangan-tangan renta ini ke anak- anak muda karena keterampilan ini tak ada sekolahnya,” ujar penerima penghargaan Satya Lencana Kebudayaan tahun 2004 ini.

 

Terpesona dengan keunikan ulos, kolektor kain Vilidius RP Siburian selama bertahun-tahun setia mengumpulkan aneka macam ulos Batak. Puluhan kain ulos koleksinya turut memeriahkan Pameran Tenun Nusantara. Pameran ini digelar dalam rangkaian Festival Tenun Nusantara di Tapanuli Utara pada 13-17 Oktober 2018 kerja sama Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

 

Pameran itu menampilkan kain ulos tertua milik Vilidius, sebuah ulos Runjat khas Batak Toba berumur sekitar 150 tahun. Ulos Runjat merupakan ulos khas daerah Porsea dan sekitarnya yang pada zaman dahulu menjadi penunjuk status sosial seseorang. Dulu, kain ini dimanfaatkan sebagai sarung atau selendang oleh kalangan kaum bangsawan Batak Toba.

Sejumlah model menampilkan baju-baju, topi, dan tas karya Edward Hutabarat yang dikreasi dari bahan dasar kain ulos dan tenun, Rabu (17/10/2018) di Sopo Partukkoan, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Seiring perkembangan zaman, kini banyak motif tenun tua Batak yang nyaris hilang karena tak pernah dibuat lagi oleh petenun. Karena tergoda membuat kreasi- kreasi baru, banyak petenun yang cenderung memilih membuat tenun dengan benang-benang pabrikan berwarna cerah mencolok.

 

Menurut Vilidius, pewarisan makna-makna tenun yang begitu dalam dan bermacam-macam sangat penting agar motif-motif tenun lama Batak bisa tetap dipertahankan. Dengan memahami makna dan proses panjang di baliknya, banyak penikmat tenun akan tertarik membeli atau mengoleksi tenun-tenun itu.

 

Ketua Perkumpulan Wastra Indonesia Bhimanto Suwastoyo menambahkan, saat ini petenun memiliki tantangan riil, yaitu desakan kebutuhan ekonomi. Mereka kini dituntut untuk lebih cepat memproduksi dan kemudian segera menjual tenun-tenunnya kepada tauke atau pengepul.

 

Kesaksian Edo, Vilidius, dan Bhimanto memberi pesan bahwa kekuatan tangan-tangan renta dari Sabang sampai Merauke itu jika diolah dengan baik akan menjadi kekayaan luar biasa. Meminjam istilah Edo, bahkan lebih dahsyat dari nuklir sekalipun.

 

SUMBER:

Tangan Renta Terhormat

https://kompas.id

ALOYSIUS BUDI KURNIAWAN

Tour Medan Golf Package

Paket Tour Medan Golf Package. 

 

Anda ingin liburan ke Medan sambil bermain Golf?

 

Tentu Medan adalah tempat yang tepat untuk menyalurkan hobby anda tersebut.

 

Selain objek wisata danau toba yang cukup terkenal,  Kota Medan   memiliki lapangan golf yang tak kalah bagusnya dengan kota-kota lain di Indonesia.

 

Terdapat dua lokasi sarana permainan Golf yang cukup terkenal yaitu Martabe Sejahtera Golf Resort dan Royal Sumatera.

Martabe Sejahtera Golf Resort Medan

paket tour medan golfMartabe Sejahtera Golf Resort adalah padang golf 18-hole yang didesain oleh Greg Norman dimana ide desainnya didasarkan kepada sebuah impian yaitu lapangan golf yang asri dan menyatu dengan alam sekitarnya, sebuah lapangan golf yang lebih kelihatan sebagai ciptaan alam itu sendiri daripada buatan tangan manusia.

 

Bagian terpenting sekaligus merupakan keunikan dari lapangan golf Martabe Sejahtera adalah bergaya asli lahan itu sendiri dan keindahan lingkungan alami yang akan dipelihara dan dipertahankan hingga saat ini.

Royal Sumatera Golf and Country Club

Paket tour medan golfRoyal Sumatera Golf and Country Club beralamat di Letjend Jamin Ginting Km 8,6 Medan.

 

Tidak jauh dari pusat kota inti menjadikan Royal Sumatera kerap dijadikan sebagai lokasi turnamen golf baik bertaraf nasional maupun internasional.

 

Lapangan golf seluas 84 hektar ini terdiri dari 18 hole. Bagi para golfer menaklukkan 3 fairway merupakan tantangan yang tentunya harus ditaklukkan.

 

Namun tidak hanya sampai disitu saja karena 15 hole yang ada anda dituntut untuk melewati water hazard.

 

Selain itu, Royal Sumatera memiliki fasilitas yang up to date seperti club house, buggy car, jogging track dengan konsep terbuka yang menyatu bersama keasrian alam Sumatera Utara.

 

Royal Sumatera sebenarnya merupakan salah satu hunian modern di kota Medan yang memadukan konsep keseimbangan antara lingkungan, fasilitas public dan pemukiman untuk mencapai tujuan akhir sebagai kota mandiri.

 

Royal Sumatera akan dikembangkan secara terus menerus.

Daftar Lapangan Golf Di Sekitar Kota Medan Sumatera Utara

Martabe Sejahtera Golf Club

Jl. Let. Jend. Djamin Ginting Km. 22

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

 

Mitra Sauordot Abadi Driving Range

Jl. Perhubungan Udara

Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 20157

 

Pamela Golf Club

Jl. Gunung Pamela Tebing Tinggi, Deli Serdang

Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 20623

 

Royal Sumatra Golf & Country Club

Jl. Let. Jend. Jamin Ginting Km. 8,5

Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 20155

 

Setiabudi Country Club

Komp. Taman Setiabudi Indah Bl SS

Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 20132

Tamora Golf Club

PTP Nusantara II Tanjung Morawa

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

 

Tanee Golf Club

Jl. Dewa Ruci No. 48

Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 20112

 

Tanera Golf Club

PTP Nusantara IV Bahjambi Pematang Siantar

Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 21151

 

 

23 Kopi Indonesia Menang Penghargaan di Paris

Kopi asal Indonesia telah memenangkan penghargaan AVPA Gourmet Product di pameran SIAL Paris, Perancis, pada Selasa (23/10/2018).

 

AVPA atau Agency for the Valorization of the Agricultural Products merupakan organisasi Perancis yang bertujuan membantu para produsen produk pertanian dari seluruh dunia untuk memasarkan produk mereka di pasar Eropa.

 

Setiap tahunnya AVPA mengadakan kompetisi “Coffee roasted in their country of origin” untuk membantu pemasaran roasted coffee negara produsen di Eropa.

 

Tahun ini kompetisi tersebut diikuti lebih dari 170 produsen kopi dari seluruh dunia.

 

Sebanyak 11 produsen diantaranya yang mewakili 23 kopi Indonesia dan memenangkan penghargaan tersebut.

 

Penghargaan Gourmet ini dibagi menjadi empat kategori yakni Gold Gourmet, Silver Gourmet, Bronze Gourmet dan Simple Gourmet. Presiden juri dan ahli organoleptik AVPA, Andre Rocher mengatakan bahwa dirinya terkejut dengan kualitas kopi Indonesia yang sangat bervariasi.

 

Selain itu menurut juri Serge Edmond mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara memiliki kualitas roasting yang baik. 23 Kopi Indonesia mendapatkan penghargaan AVPA Gourmet Product di pameran SIAL Paris, Perancis, Selasa (23/10/2018). (DOK. AVPA)

 

“Untuk mengembangkan kopi Indonesia di Eropa, produsen dan roastery di Indonesia harus lebih kompak lagi menunjukkan kopi Indonesia di Eropa, sehingga tidak kalah dengan negara-negara Amerika latin dan Amerika Tengah yang selalu kompak bersama,“ kata Indonesian Country Manager AVPA France, Annelis Putri dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTravel, Rabu (24/10/2018).

 

Ia mengatakan banyak partisipan yang terkejut melihat daftar pemenang dari Indonesia yang jumlahnya cukup banyak. Selain Indonesia, yang juga mendapatkan penghargaan terbanyak adalah Kolombia dengan 25 penghargaan dari 14 produsen kopi.

 

Sementara negara lainnya yang ikut dalam kompetisi ini diantaranya dari Brazil, Kamerun, Kongo, US (Hawaii), Gabon, El Salvador, Honduras, Kenya, Laos, Meksiko, Peru, Puerto Rico, Tanzania, Togo, dan lainnya.

 

Berikut merupakan daftar produsen, roastery dan petani dari Indonesia yang mendapatkan penghargaan Gourmet Product Paris 2018.

1. AEKI koperasi koerintji – Bronze Gourmet

2. AEKI Garut Dr. Arffi – Bronze Gourmet

3. AEKI Kintamani – Simple Gourmet

4. AEKI D’Lampung – Bronze Gourmet

5. AEKI Temanggung Farmer Deddy – Bronze Gourmet

6. AEKI Toraja Sulotco – Silver Gourmet

7. Anomali Coffee Gunung Halu – Silver Gourmet

8. Arabica Van Cidaweung – Simple Gourmet

9. Cimbang Sinabung – Simple Gourmet

10. Gayodi – Simple Gourmet

11. Javanero Pasundan Natural – Simple Gourmet

12. Javanero Pasundan – Simple Gourmet

13. Javanero Papandayan – Simple Gourmet

14. Kopiku Tanah Air Kita, Papaku Manggarai – Gold Gourmet

15. Kopiku Tanah Air Kita, Gembala Baik – Bronze Gourmet

16. Le Plein d’Sens Kopi Luwak France – Gold Gourmet

17. Locarasa, Yogyakarta Volcanic Merapi – Simple Gourmet

18. Mangani Bali, Sweet Honeydew – Gold Gourmet

19. Onepus Takengon – Bronze Gourmet

20. Robusta Van Catangmalang Winey – Silver Gourmet

21. Robusta Van Catangmalang Ciragi – Bronze Gourmet

22. Tanamera Flores Honey – Silver Gourmet

23. Tanamera Bali Umejero – Silver Gourmet

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “23 Kopi Indonesia Menang Penghargaan di Paris”, https://travel.kompas.com/read/2018/10/25/065000027/23-kopi-indonesia-menang-penghargaan-di-paris.

Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja

Editor : Wahyu Adityo Prodjo

 

 

 

23 Kopi Indonesia Menang Penghargaan di Paris

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “23 Kopi Indonesia Menang Penghargaan di Paris”, https://travel.kompas.com/read/2018/10/25/065000027/23-kopi-indonesia-menang-penghargaan-di-paris.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : Wahyu Adityo Prodjo

Indonesia Masuk 10 Destinasi Terbaik 2019 Versi Lonely Plan

Lonely Planet yang merupakan buku panduan perjalanan dan penerbit media digital terbesar di dunia memasukkan Indonesia dalam 10 negara terbaik untuk dikunjungi tahun 2019. Indonesia berada di peringkat tujuh dunia.

Perusahaan yang dimiliki BBC Worldwide yang membeli 75 persen saham dari pendirinya, Maureen dan Tony Wheeler tahun 2007 dan 25 persen sisanya Februari 2011 menerbitkan daftar 10 negara terbaik untuk dikunjungi tahun 2019 yang direkomendasikan Lonely Planet. Daftar diterbitkan dalam buku Best In Travel 2019. Sampul buku Best in Travel 2019 bergambar Pura Ulun Danu di Bali.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai rekomendasi dari Lonely Planet sangat penting. Karena rekomendasi ini membantu Indonesia mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2019.

Referensi ini jelas tidak main-main. Karena, keran wisatawan mancanegara ke Indonesia semakin deras mengalir. Alasannya jelas. Lonely Planet adalah panduan bagi wisatawan mancanegara, ujarnya.

Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk daftar. Tidak ada nama Thailand atau Malaysia yang selama ini menjadi pesaing. Hal ini tentu membuat bangga.

Ada sejumlah alasan para ahli Lonely Planet memasukkan Indonesia dalam daftar top 10. Kekayaan alam dan budaya Indonesia menjadi alasan pertama. Kekayaan membentang dari Sabang sampai Merauke.

“Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau yang terdiri atas beragam budaya, kuliner, dan agama. Semua membentang antar pulau, menawarkan segudang pengalaman,” tulis Lonely Planet dalam buku itu.

Di satu sisi, Lonely Planet juga menuliskan kondisi terakhir Indonesia yang sempat terkena musibah gempa. Namun, mereka menulis bahwa Indonesia adalah negara yang aman untuk dikunjungi.

“Gempa baru-baru ini terjadi di beberapa bagian Indonesia yang berada di lintasan Ring of Fire. Respons atas bencana alam masih dilakukan, tapi negara ini tetap aman bagi wisatawan,” ujar Lonely Planet.

Tidak hanya kondisi Indonesia yang disorot. Kebijakan Pemerintah Indonesia memberikan akses bebas visa kunjungan (BVK) untuk 169 negara di dunia, juga dipuji.

“Akses bebas visa untuk 169 negara. Tidak pernah lebih mudah untuk berkunjung ke negara tropis ini,” tulis Lonely Planet.

Lonely Planet juga mengimbau semua orang untuk segera liburan ke Indonesia. “Pergilah sekarang ke Indonesia, sebelum semua rahasianya terekspos!” saran Lonely Planet.

Dalam daftar itu, Sri Lanka menempati peringkat pertama. Diikuti Jerman dan Zimbabwe di posisi dua dan tiga. Sedangkan peringkat empat, lima dan enam berturut-turut diduduki oleh Panama, Kyrgyzstan, dan Yordania. Indonesia berada di peringkat tujuh, di atas Belarusia, Sao Tome and Principe, dan Belize yang dipilih diperingkat delapan, sembilan dan 10.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai rekomendasi dari Lonely Planet sangat penting, karena rekomendasi ini bisa turut membantu Indonesia mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2019. Selain itu, penilaian positif ini bisa mempengaruhi faktor 3C, confidence, credibility, dan calibration.

Confidence. Award akan menaikkan tingkat kepercayaan (confidence level) kita. Credibility, jika dikomunikasikan dengan baik, award yang kita peroleh dapat menjadi cara marketing yang paling efektif untuk citra,” ucapnya.

Sementara dari sisi Calibration, Arief mengatakan, penghargaan juga bermanfaat untuk mengetahui dan mengukur posisi Indonesia dibandingkan dengan yang lain. Bagi Menpar, memenangkan award akan membuat institusi semakin dikenal dan membuka peluang untuk mendapatkan kesempatan di masa mendatang. Sebab semua pihak akan cenderung memilih para pemenang untuk menjadi mitra, pemasok, atau produsennya dibandingkan dengan yang lainnya.

 

 

Sumber : https://www.msn.com/id-id/travel

Daftar Pelabuhan Di Sumatera Utara

Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya.

Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Selain itu pelabuhan juga berfungsi untuk jalur penumpang keluar masuk suatu kota dan wilayah.

Dengan demikian pelabuhan juga merupakan suatu pintu gerbang untuk masuk ke suatu daerah tertentu dan sebagai prasarana penghubung antar daerah, antar pulau, bahkan antar negara.
Wilayah Sumatera Utara dimana lokasi Danau Toba berada memiliki beberapa pelabuhan yang menjadi pintu gerbang untuk masuk ke dalam wilayah Sumatera utara dan juga untuk mencapi Danau Toba.
Para wisatawan yang ingin mengunjungi Danau Toba untuk berlibur bisa memilih pelabuhan yang ada di Sumatera Utara untuk mencapai lokasi tujuannya sesuai arah kedatangannya.

Berikut adalah beberapa pelabuhan yang ada dalam daftar pelabuhan di Sumatera Utara:

1. Pelabuhan Belawan

Pelabuhan belawan merupakan pelabuhan yang paling ramai saat ini di Sumatera Utara baik untuk angkutan barang maupun angkutan penumpang. Pelabuhan yang ada di kota Medan ini merupakan pintu gerbang menuju kota Medan lewat rute laut. kapasitas pelabuhan ini bisa mengakomodir kapal-kapal ukuran besar. Dari Pelabuhan ini terdapat pelayaran kapal yang memiliki rute ke Tanjung Priuk hingga ke Indonesia Timur. Selain itu pelabuhan ini juga seing disinggahi kapal pesiar yang membawa wisatwan asing.

2. Pelabuhan Kuala Tanjung

Pelabuhan Kuala Tanjung merupakan pelabuhan berskala internasional yang saat ini dikembangkan pemerintah Indonesai dan akan menjadi hub pelayaran internasional di Indonesia bagian barat. Pelabuhan ini juga akan melayani kedatangan kapal-kapal pesiar yang berlayar membawa wisatawan asing yang ingin berwisata ke Kawasan Danau Toba. Beberapa kapal pesiar yang sudah pernah berlabuh di pelabuhan ini adalah SuperStar Libra dan Star Cruise.

3. Pelabuhan Tanjung Balai

Pelabuhan yang ada di bagian timur pantai Sumatera Utara ini merupakan salah satu pinu gerbang wisatwan yang akan berkunjung ke wilayah Sumatera Utara yang ingin datang melalui perjalanan laut dengan kapal. Umumnya wisatawan yang melalui jalur ini adalah wisatwan yang berasal dari Malaysia dan Singapura. Jika jalan tol Lintas Sumatera yang akan dibangun sudah tersambung, akan mempermudah wisatawan untuk menjangkau Kawasan Danau Toba yang mendarat di pelabuhan Tanjung Balai.

4. Pelabuhan Sibolga.

Pelabuhan Sibolga adalah pelabuhan yang ada di bagian Barat Sumatera Utara. Pelabuhan ini sangat strategis karena menjadi pintu gerbang untuk menuju Pulau Nias yang merupakan destinasi wisata kelas dunia dengan gelombang lautnya yang besar membuat kegiatan selancar disini sudah terkenal hingga ke mancanegara. Selain ke Pulau Nias, sibolga juga menjadi pintu gerbang buat wisatawan yang naik kapal dari Pelabuhan Padang di Sumatera Barat. Dari Sibolga juga bisa dilakukan pelayaran menuju ujung utara Pulau Sumatera untuk mencapai Banda Aceh atau Pulau We.
Pelabuhan Gunung Sitoli adalah pintu gerbang untuk menuju Pulau Nias. Pulau Nias adalah salah satu pulau yang ada di bagian Barat Sumatera Utara, Pulau Nias memiliki banyak obyek wisata yang terkenal hingga ke mancanegara, terutama wisata bahari. Selain dengan penerbangan, jalur akses ke Pulau Nias adalah lewat jalur laut melalui pelabuhan Sibolga.

Itulah beberapa pelabuhan dari daftar pelabuhan di Sumatera Utara.

List of Ports in North Sumatra

The port is a facility at the end of the ocean, river, or lake to receive ships and move cargo and passenger goods into it.

Ports usually have tools specifically designed to load and unload ships docked. In addition the port also functions for the passenger lane in and out of a city and region.

Thus the port is also a gateway to enter a particular area and as a connecting infrastructure between regions, between islands, and even between countries.

North Sumatra region where the location of Lake Toba is located has several ports which are the gateway to enter the North Sumatra region and also to reach Lake Toba.

Tourists who want to visit Lake Toba for a vacation can choose the port in North Sumatra to reach its destination according to the direction of arrival.

Here are some of the ports in the list of ports in North Sumatra:

1. Belawan Port
The port of Belawan is the most crowded port in North Sumatra for both freight and passenger transportation. The port in the city of Medan is the gateway to the city of Medan via the sea route. the capacity of this port can accommodate large size vessels. From this port there is a cruise ship that has a route to Tanjung Priuk to East Indonesia. In addition, this port is also visited by cruise ships carrying foreign tourists.

Location.

2. Kuala Tanjung Port
Kuala Tanjung Port is an international port that is currently being developed by the Indonesian government and will become an international shipping hub in western Indonesia. This port will also serve the arrival of cruise ships that sail to bring foreign tourists who want to travel to the Lake Toba Region. Some cruise ships that have docked at this port are SuperStar Libra and Star Cruise.

Location.

3. Tanjung Balai Port
This port in the eastern coast of North Sumatra is one of the tourists’ gateways that will visit the North Sumatra region who want to come via sea travel by ship. Generally, tourists passing through this route are tourists who come from Malaysia and Singapore. If the Lintas Sumatra toll road to be built is already connected, it will make it easier for tourists to reach the Lake Toba area that landed at Tanjung Balai harbor.

Location.

4. Sibolga Port.
Sibolga Port is a port in the western part of North Sumatra. This port is very strategic because it is the gateway to get to Nias Island which is a world-class tourist destination with a huge sea wave making surfing activities here are well known to foreign countries. In addition to Nias Island, Sibolga is also a gateway for tourists who take a boat from Padang Harbor in West Sumatra. From Sibolga, you can also cruise to the northern tip of Sumatra Island to reach Banda Aceh or We Island.

Location.

5. Gunung Sitoli Harbor
Gunung Sitoli Port is the gateway to Nias Island. Nias Island is one of the islands in the western part of North Sumatra, Nias Island has many famous tourism objects to foreign countries, especially marine tourism. In addition to flights, the access point to Nias Island is by sea via the port of Sibolga.

Location.

Those are some ports from the list of ports in North Sumatra.

Daftar Alamat SPBU di Sumatera Utara

spbu

Untuk mengetahui lokasi-lokasi SPBU di Sumatera Utara, silahkan lihat dibawah ini.

SPBU di Kota Medan

SPBU 14.20111.51, Jl. Raya Medan Tenggara, Medan Denai
SPBU 14.20111.52, Jl. Karya Wisata Medan
SPBU 14.2011.23, Jl. Gatot Subroto Medan
SPBU 14.2011.86, Jl. Jend Gatot Subroto
SPBU 14.20211.37, Jl. KL. Yos Sudarso Medan
SPBU 14.20111.40, Jl. Platina Raya Titi Papan
SPBU 14.20111.50, Jl. Kasuari, Sei Sikambing B
SPBU 14.2011.21, Jl. Sempakata Simpang Pemd
SPBU 14.2122.74, Jl. Jl Besar Medan – Kisaran, Sei Bale, Kab Asahan
SPBU 14.2112.70, Jl. Jl P Siantar-Perdagangan, Kerasaan, Kab Simalungun
SPBU 14.20111.34, Jl. Setia Budi, Selayang
SPBU 14.20111.21, Jl. Jl. Outer Ringroad Lingkar Luar Barat, Tanjung Sari
SPBU 14.2011.06, Jl. Karya Jasa
SPBU 14.20111.02, Jl. Klambir Lima No. 131 (Simpang Gaperta Ujung)
SPBU 14.20111.08, Jl. Sei Batang Hari No. 61
SPBU 14.2011.47, Jl. Tritura, Medan Johor
SPBU 11.2011.02, Jl. Putri Merak Jingga No.1 (Belakang Restoran Merak Jingga)
SPBU 14.2031.99, Jl. Jamin Ginting KM. 8,5, Mangga-Medan Tuntungan (Sebelum Hotel Alam Indah)
SPBU 14.20211.19, Jl. Jl Sutomo Ujung No.6 kec Medan Timur
SPBU 14.20111.10, Jl. Gaperta No. 285
SPBU 14.20111.26, Jl. Brigjen Katamso
SPBU 14.20211.22, Jl. Pancing Martubung
SPBU 14.20411.20, Jl. Belawan, Kampung Salam
SPBU 14.20211.28, Jl. Krakatau Simpang Metal
SPBU 14.20211.33, Jl. Letda Sujono
SPBU 14.20211.41, Jl. Marelan Raya Pasar III
SPBU 14.2021.26, Jl. Sisingamangaraja No 45

SPBU di Kota Medan Deli Serdang

SPBU 14.20311.31, Jl. Manggan, KIM I
SPBU 14.20311.32, Jl. Raya Ds.Cinta Rakyat
SPBU 14.20511.35, Jl. Raya Pantai Labu
SPBU 14.20311.49, Jl. Perhubungan, Lau Dendang
SPBU 14.2031.58, Jl. Binjai Km. 12,5
SPBU 14.20511.11, Jl. Raya Medan-T. Tinggi Ds. Pagar Jati
SPBU 14.20311.16, Jl. Medan-Binjai Km. 11,5
SPBU 14.20311.17, Jl. Binjai Sei Semayang
SPBU 14.2031.76, Jl. Jl. Binjai Km. 10,3
SPBU 14.20311.43, Jl. Besar Tanjung Anom-Deli Serdang
SPBU 14.20311.46, Jl. Medan-L. Pakam

Kota : Langkat

SPBU 14.2081.91, Jl. Tanjung Pura. Ds Palu Manis, Kec Gebang Langkat
SPBU 14.2081.52, Jl. Sudirman, Ds Perdamean Stabat
SPBU 14.2081.67, Jl. Medan Tanjung Pura Km 57

Kota : Kab. Serdang Bedagai

SPBU 14.2051.56, Jl. Medan-T. Tinggi, Pasar Bengkel

Kota : Kab. Serdang Bedagai

SPBU 14.20611.07, Jl. Medan Tebing Tinggi KM.71

Kota : Tebing Tinggi

SPBU 14.20611.24, Jl. H. M. Yamin, Tebing Tinggi

Kota : Binjai

SPBU 14.2071.69, Jl. T. Amir Hamzah, Tandem Hulu

Kota : Pematang Siantar

SPBU 14.2112.05, Jl. Ahmad Yani

Kota : Kab. Simalungun

SPBU 14.2112.14, Jl. SM. Raja, Parapat
SPBU 14.2112.75, Jl. Siantar – T. Tinggi KM.8, Sinaksak
SPBU 14.2112.08, Jl. Asahan KM.17,Ds.Bangun – Simalungun

Kota : Kab. Asahan

SPBU 14.2122.68, Jl. Lintas Sumatera, Hessa.Simp.Kawat
SPBU 14.2122.79, Jl. Lintas Sumatera, Teluk Dalam

Kota : Kab. Batubara

SPBU 14.2122.16, Jl. Lintas Sumatera, Petatal
SPBU 14.2122.58, Jl. Lintas Sumatera, Siparepare Indrapura
SPBU 14.2122.83, Jl. Lintas Sumatera, Ds. Sumber Padi – Kab. Batubara

Kota : Tanjung Balai

SPBU 14.2132.76, Jl. Kapias Tj. Balai

Kota : Kab. Toba Samosir

SPBU 14.2233.05, Jl. Patuan Nagari No.99

Kota : Kab. Tapanuli Tengah

SPBU 14.2253.24, Jl. Sibolga Sidimpuan KM.8.5
SPBU 14.2263.42, Jl. Padang Sidempuan Km.20 Ds.Lopian

Kota : Kab. Padang Lawas

SPBU 14.2273.39, Jl. Rantau Prapat-Gunung Tua, Ds. Halongonan

Kota : Kab. Nias

SPBU 14.2283.34, Jl. Diponegoro KM.5 Ds.Sihero
SPBU 14.2283.36, Jl. Diponegoro KM.5,7 Ds.Miga

Kota : Kab. Nias Selatan

SPBU 14.2283.41, Jl. Diponegoro,Teluk Dalam

Kota : Labuhan Batu

SPBU 14.2142.26, Jl. Lintas Sumatera, Blok Songo
SPBU 14.2142.35, Jl. Perdamaian. Sigambal
SPBU 14.2142.63, Jl. Lintas Sumatera, Torgamba
SPBU 14.2142.80, Jl. SM. Raja, Ds. Simpang Mangga – Rantau Prapat

Kota : Padang Sidempuan

SPBU 14.2273.12, Jl. P. Sidempuan-Penyabungan, Manunggang

Tags: Lokasi SPBU, Sumatera Utara

Daftar SPBU Di Kota Medan

Daftar alamat SPBU di kota Medan

 

SPBU 11.2011.02

Jl. Putri Merak Jingga No. 1

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.2011.06

Jl. Karya Jasa

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.02

Jl. Klambir Lima No. 131

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.08

Jl. Sei Batang Hari No. 61

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.10

Jl. Gaperta No. 285

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.21

Jl. Outer Ringroad Lingkar Luar Barat

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.26

Jl. Brigjen Katamso
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.34

Jl. Setia Budi
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.40

Jl. Platina Raya Titi Papan
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.50

Jl. Kasuari
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.51

Jl. Raya Medan Tenggara
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20111.52

Jl. Karya Wisata Medan
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.2011.21

Jl. Sempakata Simpang Pemda
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.2011.23

Jl. Gatot Subroto Medan
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.2011.47

Jl. Tritura
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.2011.86

Jl. Jend Gatot Subroto
Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20211.19

Jl. Sutomo Ujung No. 6 kec Medan Timur

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20211.22

Jl. Pancing Martubung

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20211.28

Jl. Krakatau Simpang Metal

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20211.33

Jl. Letda Sujono

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20211.37

Jl. KL. Yos Sudarso Medan

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20211.41

Jl. Marelan Raya Pasar III

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.2021.26

Jl. Sisingamangaraja No 45

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.2031.99

Jl. Jamin Ginting KM. 8

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.20411.20

Jl. Belawan

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.2112.70

Jl. P Siantar-Perdagangan

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

SPBU 14.2122.74

Jl. Besar Medan – Kisaran
Medan, Sumatera Utara, Indonesia