Tanggo-tanggo Olahan Daging Muda

Tanggo-tanggo adalah masakan khas yang diolah dari daging muda. Masakan khas Batak dengan bahan dasar daging sangat beragam, ada yang terbuat dari daging ayam atau daging babi. Salah satu hidangan yang sangat terkenal adalah saksang, dan yang mirip dengan saksang ini namanya adalah Tango-tanggo. Keduanya sama-sama enak dan lezat namun perbedaanny adalah bentuk potongannya dan campuran bumbunya juga sedikit berbeda, namun sama-sama menggunakan andaliman sebagai bumbu khasnya.

Ukuran potongan daging dalam tanggo-tanggo lebih besar dibandingkan bentuk dan ukuran daging dalam masakan saksang. Kelezatan khas masakan ini adalah pada bahan dasarnya yang terbuat dari daging babi, dan kelebihan tanggo-tanggo adalah pilihan bahan dasarnya yang biasanya dari daging hewan muda. Masakan yang dihasilkan dengan bahan dasar hewan yang berusia muda akan terasa empuknya dan rasa dagingnya yang lebih manis. Biasanya hewan yang disembelih untuk tanggo-tanggo adalah yang berusia antara empat hingga enam bulan untuk mendapatkan masakan yang empuk dan lezat.

Dengan bahan dasar berupa daging muda ditambah lagi pemilihan bumbu yang terdiri dari rempah-rempah khas Batak menjadi rahasia kelezatan masakan tago-tanggo, seperti andaliman yang sudah terkenal sebagai rempah asli dari tanah Batak yang memiliki kandungan nutrisi yang baik. Rempah-rempah yang digunakan membuat rasa masakan tanggo-tanggo memiliki ciri khas tersendiri. Selain itu bumbu rasa gurih dalam masakan diperoleh dari santan perasan parutan kelapa asli.

Rempah-rempah yang digunakan untuk adalah cabe merah keriting, bawang merah, bawang putih, merica, ketumbar, lengkuas, sereh, daun jeruk, andaliman. Dan untuk mendapatkan rasa yang khas ditambah dengan likio. Cara memasaknya dengan menumis seluruh bumbu yang dihaluskan hingga berbau wangi lalu daging dimasukkan diaduk hingga matang da kemudian dimasukkan santan, kemudian diaduk terus menerus hingga aromanya tercium harum dan sedap.

Masakan ini dihidangkan dan disantap dengan rebusan sayuran hijau seperti buncis, terung muda, bunga pepaya, daun ketela dan timun. Makan akan terasa lahap saat menyantap tanggo-tanggo bersama nasi putih atau nasi merah bersama sayuran hijau tersebut. Rasanya sudah pasti mantap.

Buat yang ingin menikmati masakan khas Batak ini, Anda bisa mencarinya di restoran khas batak atau dikenal dengan lapo yang terdapat di tempat-tempat wisata seperti Balige, Parapat, Tuktuk, dan lainnya. Anda akan merasakan lezatnya olahan daging babi muda dengan bumbu khas Batak yang disebut dengan nama Tango-tanggo ini.

Bolu Meranti khas Medan

Bolu Meranti medan

Bolu Meranti ini salah satu makanan yang terkenal khas Medan , sudah terkenal dan populer untuk bagi masyarakat setempat dan bagi yang berliburan di Medan. Rasanya sungguh nikmat , lezat dan lembut yang itu membuat semuanya menyukai Bolu Meranti ini. Konon dulunya bolu meranti ini adalah karena pemilik toko kue mendirikan di Jalan Meranti dan biasanya para pembeli menyebutkan Bolu gulung Meranti.

Untuk membuat Bolu Meranti ini, bahan-bahan yang di butuhkan adalah Telur, Telur antero, Gula pasir, Emulsifisier, Susu bubuk, Tepung terigu, baking powder dan air. Lalu untuk mencairkannya yaitu, butter dengan 100 gram , Maragrine 25 gram dan Extra Vanilla 1 sendok makan.

Lalu bahannya untuk isi Bolu Meranti adalah, Selai Strawberry atau cokelat (tergantung rasa apa yang kamu inginkan) , buttercream dan Keju cheddar parut (hanya untuk bolu gulung bila isinya keju).

Membuat Bolu Meranti Khas Medan yaitu, untuk pertama untuk panaskan over 180 derajat celcius lalu kemudian olesi loyang ukuran 30 x 30 cm dengan sedikit margarin hingga rata, lalu alasi dasarnya dengan kertas roti di sisihkan. Selanjutnya, kocok telur dan gula pasir sehingga mengembang dan kental, lalu masukkan air dan kocok kembali. Setelah itu, masukkan campuran tepung terigu, susu bubuk dan baking powder sambil diayak lalu aduk hingga rata. Kemudian masukan Butter 100 gram, Maragrine 25 gram dan Extrak vanila 1 sendok makan. Lalu aduk balik hingga rata. Tuang adonan kedalam loyang, angkat loyang sedikit dari permukaan meja, lalu jatuhkan, itu bertujuan agar bisa mengeluarkan gelembung yang ada di dalam adonan, lalu panggang selama 20-30 menit tetapi itu juga tergantung bagaimana dengan kondisi oven. Lalu jika sudah matang, angkat dan keluarkan dari dalam loyang agar bolu tidak turun. dan bolu pun bisa di isi dengan isian sebelumnya yaitu , selai strawberry dan keju, lalu olesi dengan rapih dan digulung. Setelah di isikan dan di gulung rapih dengan menggunakan kertas rotinya, lalu jangan lupa untuk memasukkan sebentar bolu gulung ke dalam kulkas supaya bolunya bisa lebih padat dan gulungannya tidak terbuka, ini hanya di butuhkan waktu 10 menit saja. Terakhir, Bolu Medan pun bisa di potongpotong dan di sajikan.

Ikan Mas Arsik

Arsik Ikan Mas

Arsik merupakan salah satu makanan khas Batak yang selalu ada pada acara adat. Arsik yang berasal dari daerah Tapanuli itu biasanya berbahan dasar seperti ikan mas, ikan mujahir dan ikan nila yang di bumbui dengan rempah-rempah seperti kemiri, bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, asam kandis, lengkuas, dll. Yang menjadi khas dalam masakan ikan bumbu arsik ini adalah bahwa sisik ikan ini masih menempel utuh pada sisi ikan yang akan di buat menjadi ikan arsik. Rasa ikan ini sungguh nikmat dan enak , proses pembuatannya pun sangatlah mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun hanya dengan cara yang sederhana.

Bahan yang di butuhkan adalah terdiri dari ikan ekor mas segar, batang serai, daun mangkokan, daun kemangi, jeruk nipis dan air bersih secukupnya saja.

Cara memasak ikan Arsik ini yaitu membersihkan ikannya dahulu dengan cara dicuci dengan air lalu dilumuri dengan air jeruk nipis. Lalu, diamkan ikan kira-kira selama 5-10 menit, Lumuri lagi ikannya dengan bumbu yang dihaluskan hingga merata. Lalu yang ke-empat ambil wajan lalu dialasi dengan batang serai, daun mangkokan , daun kemangi dan asam potong. Letakkan ikan diatas dedaunan yang sudah menjadi alas wajan. Selanjutnya, beri air secukupnya hingga ikan terendam rata. Masak juga diatas api sedang cenderung kecil sambil ditutup bagian atasnya. Terakhir, tunggu sampai benar-benar matang dan airnya habis. Rasa dari arsik ikan mas ini asam manis pedas gurih. Lalu, bumbu yang di gunakan untuk membuat bumbu khas adat nya harus sangatlah istimewa di karenakan khas dari lokasi pegunungan Sumatra Utara, contohnhya yaitu andaliman, asam cikala atau buah kecombrang, lalu untuk diluar arsik itu bisa juga untuk rempah-rempahnya yang seperti masakan traditional dari Nusantara lain seperti serai dll.

Ikan Arsik rasanya sunggu nikmat dan sangat harus di cicipi.Aroma rempah-rempah ikan Arsik ini sungguh mengoda rasanya. Kalau tidak mencicipi ikan Arsik ini, akan menyesal rasanya untuk tidak mencicipi rasanya, terutama rempah-rempahnya dengan aroma yang menggoda. Seketika memakan ikan arsik ini kamu akan merasakan lembutnya ikan Arsik ini dengan andaliman sejenis rempah untuk menciptakan rasa pedas hangat yang membuat lidah seakan bergetar.

Dekke Naniura Masakan Ikan Mas Khas Batak

Dekke Naniura

Naniura merupakan masakan yang berasal dari Tapanuli Utara. Dulunya Naniura ini hanya di buat untuk khusus para raja-raja. Naniura itu sebenarnya Dekke naniura.  Di dalam bahasa Batak naniura itu di artikan ikan yang tidak dimasak. Naniura adalah masakan yang terbuat nya dari ikan mas yang berbumbu disajikan dengan tanpa ada proses memasak menggunakan api, tetapi dimasaknya dengan dalam bumbu air jeruk asam yang berbahan dasar jeruk jungga.

Masakan ini berbumbu yang berdasar dari kunyit dengan kepedasan yang menyengat lidah. Bumbu Naniura yang seharusnya di pakai tidak lain dari andaliman atau merica batak, bahan-bahan ini dapat di temukan hanya di tempat penjual makanan khas batak. Andaliman memberikan sensasi nikmat hingga pada ujung lidah kamu pun yang akan membuat nafsu makan kamu semakin bertambah. Lalu ditambahkan dengan batang kecombrang yang menambahkan aroma dan rasa asamnya yang menyegarkan. Selain itu tidak lupa ditambahkan kacang tanah dan kemiri ke dalam bumbu perendam naniura yang sebelumnya disangrai dan kemudian dihaluskan untuk memberikan rasa gurih kedalam masakan ini.

Masakan ini hampir mirip dengan salah masakan Jepang yaitu Sashimi. Sama-sama bertekstur lembut dan segar, dengan di tambah rasa manis daging ikan.

Bahan untuk Naniura yaitu ada yang pasti Ikan Mas, Jeruk nipis, Serai, garam. Lalu bumbu halusnya yaitu ada 8 butir kemiri,disangrai, 6 butir bawang merah, di bakar, 5 buah cabe merah, 3 cm kunyit, 2 buah cabe rawit, 2 sendok teh ketumbar, 2 cm lengkuas dan 2 sendok the garam.

Untuk cara membuat masakan ini adalah pertama bersihkan dahulu ikan mas lalu di belah punggungnya kemudian tambahkan air jeruk nipis dan garam. Lalu, diamkan selama 15 menit lalu lumuri dengan bumbu halus. Letakkan ikan mas di pinggan tahan panas , kemudian kukus sampai matang. Naniura biasanya di sajikan mentah, bukannya dikukus. Dan terakhir masakan dekke naniura siap untuk dinikmati bersama sepiring nasi hangat. Ikan mas ini benar-benar lembut dan dapat dipotong dengan menggunakan sendok. Naniura ini disajikan dengan kacang panggang untuk menambahkan sedikit tekstur agar supaya lebih gurih dan renyah.

Sayur daun ubi tumbuk

Sayur Daun Ubi Tumbuk

Daun Ubi Tumbuk menjadi sayur favorite yang sering ada di rumah makanan Batak. Konon daun ubi menjadi sayur yang paling mudah untuk didapatkan karena hanya meletakkan kayunya saja akan muncul tunas-tunas daun ubi. Untuk membuatnya tidak terlalu susah, daun ubi ditumbuk dicampur dengan cabe, bawang merah dan bawah putih dan jangan lupa buah rimbang. Buah rimbang ini menjadi ciri khas daun ubi di daerah Batak. Karena jika dimasak rasanya jauh lebih enak dibanding dimakan mentah. Ditumbuk bersamaan dan bisa menambahkan 1-2 batang serai. Semua bahan direbus dan setelah hampir matang dicampur dengan santan.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat daun ubi tumbuk khas Medan ini yaitu, Daun singkong/ubi 1 ikat, Kecombrang/Kincong/hoje, takokak, Laos/tengkuak, cabai rawit, serai, daun salam, bawang putih , bawang merah , Jahe, garam , Santan.

Lalu untuk membuatnya, siapkan semua bahan-bahan yang di butuhkan , lalu di haluskan bawang merah dan bawang putih juga, cabai rawit, ebi dan jahe. Tambahkan takokak,kincong dan daun ubi, lalu tumbukan kasar dan memastikan semua campur rata. Selanjutnya siapkan air yang telah di panaskan di dalam panci kemudian masukkan lengkuas/laos , daun salam dan serai. Lalu jangan lupa untuk menambahkan garam secukupnya dan tunggu hingga mendidih. Masukkan daun ubi yang telah di tumbuk dan masak hingga setengah matang , air mulai mengering juga dan lalu masukkan santan. Kemudian, aduk terus secara perlahan dan terus menerus untuk menghindari santan pecah. Terakhir, masukkan tomah dan aduk hingga daun ubi dan seluruh bumbu matang sempurna, lalu angkat dan sajikan.

Rasa sayuran ini sungguh enak dan lezat. konon katanya dahulu daun ubi ini sebenarnya hanyalah untuk para raja-raja Batak saja. Ini ditumbuk dengan menggunakan lesung kayu dan tidak boleh berlama-lama suapaya agar aroma yang dari daun ubi ini tetap terasa harumnya.

Masakan Khas Batak Dali Ni Horbo

This image has an empty alt attribute; its file name is 86ef1cf4-1b06-4e3c-8182-88d4ad5e11cbDali ni horbo adalah makanan yang dibuat dengan bahan dasar dari susu kerbau khas Batak, merupakan bagian dari kekayaan kuliner di Kawasan Danau Toba. Biasanya susu dikonsumsi sebagai cairan untuk diminum atau diolah menjadi bentuk lain seperti yoghur atau keju. Di sekitar Danau Toba susu diolah menjadi makanan khas, dimana susu dibekukan dengan cara diolah secara tradisional

Susu biasanya dikonsumsi daalam bentuk cair atau menjadi bahan olahan makanan lain. Tetapi ada penganan unik dari daerah Sumatera Utara, khususnya di sekitaran Danau Toba seperti di Kecamatan Porsea, anda dapat menemukan susu kerbau dijual dalam bentuk penganan setelah dibekukan dengan cara dimasak dengan cara tradisional dan tanpa bahan kimia.

Makanan ini disantap sebagai susu yang dibekukan dan tekstrurnya memang hampir sama dengan keju, wisatawan asing sering menyebut makanan ini sebagai keju Batak. Jika diselidiki memang cara pembuatan dali ni horbo hampir sama dengan pembuatan keju. Kebiasaan membuat dali dari susu kerbau ini sudah dimulai sejak lama dalam masyarakat batak. Dan makanan ini biasa dikonsumsi di restoran-restoran khas batak, karena rasanya yang enak dan gurih serta memiliki kandungan gizi yang baik apalagi pengolahannya dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan bahan kimia.

Bagaimana membuat Dali Ni Horbo atau Bagot Ni Horbo? Caranya cukup sederhana, dibuat dari susu kerbau terbaik yang diambil dari kerbau yang memiliki anak yang berumur 1-8 bulan, kemudian direbus kurang lebih sepuluh menit dan ditambahkan perasan air nenas. Gunanya air nenas ini adalah untuk menghilangkan aroma amis dari susu serta membantu proses pembekuan susu sehingga menjadi kental. Ada yang yang menambahkan air perasan air pepaya untuk menambah rasa. Dali ini sudah siap untuk disantap. Namun bisa juga dali dimasak kembali dengan cara bumbu arsik dan  menambahkan bawang rambu, daun ubi dan andaliman dimasak hingga airnya mengering.

Setelah airnya hampir habis dali ni horbo ini siap untuk disantap dengan nikmat karena rasanya yang gurih akan menambah selera makan. Jika sedang berwisata di daerah Balige Anda bisa menikmatinya di lapo-lapo Batak yang menjualnya. Harganya tidak terlalu mahal karena dengan uang sekitar 10 hingga 20 ribu rupiah saja Anda sudah bisa menikmatinya.

Ikan Teri Khas Makanan Medan

Makanan Khas Medan yang paling enak dan disukai banyak orang adalah Ikan Teri. Ikan Teri yang dengan ukuran kecil ini identik sebagai oleh-oleh khas dari daerah Medan dan para penikmatnya pun banyak. Untuk mengetahui ciri teri medan dapat dilihat dari warna putinya. Teri medan ini sangat cocok dijadikan berbagai makanan. Paling umum adalah dengan dimasak dengan sambal kacang. Lalu untuk harga Teri Medan ini akan tergantung dari jenis dan ukurannya/berat dalam kemasan dan untuk kedaluarsa Teri Medan sudah dikeringkan sehingga bisa bertahan lama.

Salah satu resep sambal yang tak kalah terkenalnya adalah resep sambal teri nasi medan. Jika dilihat dari namanya jangan membayangkan bahwa akan ada nasi di dalam sambalnya atau nasi sebagai salah satu bahan membuat sambal. Mungkin kebanyakan orang mengenalnya dengan nama Teri medan.

Rasanya yang enak dan gurih sangat cocok dijadikan olahan sambal yang pedas dan enak. Ditambah dengan nasi hangat akan membuat anda tergila makanan ikan teri ini. Meski hanya dengan lauk berupa sambal teri nasi saja, Anda sudah bisa menikmati nikmatnya salah satu kekayaan kuliner di Indonesia. Ada alasan mengapa teri medan ini dinamai sebagai teri nasi, karena memang ikan teri ini memang memiliki bentuk seperti nasi, putih dan kecil. Selain sangat lezat untuk dijadikan salah satu bahan penganan berupa sambal, teri nasi ini juga memiliki khasiat yang sangat baik bagi kesehatan. Ikan teri sendiri menyimpan kandungan kalsium yang tinggi dan tidak mudah larut dalam air.

Bahan-bahan utama yang disiapkan: 25 gram teri nasi, seduh menggunakan air hangat, tiriskan. 6 buah cabai merah kering. 2 buah cabai rawit merah. 4 butir bawang merah. 1 siung bawang putih. 1 sendok teh terasi matang, bakar di atas api. ½ sendok teh garam. ½ sendok teh gula pasir. 1 buah tomat. 1 lembar daun jeruk. Minyak goreng untuk menumis secukupnya.

Langkah-langkah membuat sambal teri nasi. Siapkan wajan, tuang dan panaskan minyak goreng. Setelah panas, masukan ikan teri nasi dan tumis hingga kering. Angkat dan tiriskan. Haluskan cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, terasi, garam dan gula. Tumbuk hingga halus, lalu tambahkan tomat terakhir agar mudah dalam menghaluskan bahan-bahan ini. Setelah halus, panaskan minyak goreng, atau bisa menggunakan minyak goreng untuk menggoreng teri tadi, lalu tumis bumbu halus tadi hingga harum. Setelah harum, masukkan teri nasi tadi yang telah digoreng, dan tambahkan daun jeruk ke dalamnya, aduk hingga rata. Jika dirasa sudah pas, sajikan sambal teri nasi dan sambal Teri Nasi Medan siap untuk disantap bersama nasi hangat.

Resep sambal di atas sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia dan menjadi salah satu resep sambal yang masih digemari hingga saat ini. Sambal ini bisa Anda jadikan teman untuk menyantap lauk atau juga bisa Anda langsung santap bersama nasi hangat agar bisa merasakan langsung lezatnya sambal teri nasi ini.

Mie Gomak Makanan Khas Batak

Mie Gomak

Mie gomak adalah makanan khas Batak Toba yang berbentuk seperti spaghetti. Mie ini berukuran besar menyerupai spageti dan biasa disajikan dengan kuah atau bumbu kacang. Penyebutan nama mie gomak asalnya karena mie ini diambil dengan digomak atau menggunakan tangan. Mie gomak kuah disajikan dengan pilihan dua macam kuah. Yang pertama adalah kuah santan yang berasa agak tawar yang disatukan dengan mie dan yang kedua berwarna merah dan terpisah dari mie sehingga bisa ditambah sesuai dengan selera masing-masing.  Dalam kuah yang berwarna merah ini dicampur cabai, andaliman, serta bumbu-bumbu lainnya menjadi racikan rahasia pedasnya mie gomak yang khas sekali. Semakin banyak Anda menambahkan kuah merah ini, semakin nendang rasa pedasnya.

Seperti disebut sebelumnya diaras mengenai kenapa namanya disebut dengan Mie Gomak ? Alasanannya adalah karena mie ini di Gomak (bahasa batak artinya digenggam) menggunakan tangan saat akan disajikan ke atas piring lalu kemudian disiram dengan kuah santan dengan bumbu “andaliman” yang merupakan sejenis bumbu penyedap khas yang tumbuhnya hanya ada di daerah Tapanuli. Bagi yang suka rasa pedas bisa menambahkan kuah merah sebanyak yang dimaui sesuai dengan selera masing-masing.

Sebelum dimasak mie ini bentuknya keras seperti lidi, namun setelah direbus bentuknya menjadi lunak, sehingga seringkali mie ini disebut juga sebagai spagheti Batak karena bentuknya mirip dengan spagheti yang merupakan makanan khas dari Italia. Selain dihidang dengan kuah, ada juga yang diolah lagi dengan digoreng kemudian diberi sambal khas Batak, yaitu sambal andaliman yang rasanya pedas getir-getir.
Jika ingin menikmatinya jangan kuatir dengan masalah harga karena hanya dengan merogoh saku dengan uang sebesar Rp. 5.000 anda telah dapat menikmati spaghetti Batak ini. Jadi, apabila sedang berwisata di kota Balige, jangan lupa mencari makanan ini dan menikmati  spagheti batak atau Mie Gomak ini.

Kuliner Manuk Napinadar di Tepi Danau Toba

Manuk Napinadar

Kuliner Manuk Napinadar di Tepi Danau Toba

Dimanakah tempat menikmati kuliner manuk napinadar di Danau Toba? Danau Toba memiliki keindahan alam yang sudah terkenal ke seluruh dunia. Banyak lokasi yang memiliki pemandangan yang indah yang patut dikunjungi oleh para wisatawan. Begitu luasnya Danau Toba membuat  perjalanan keliling Danau Toba memerlukan waktu yang tidak singkat. Tentunya perjalanan panjang berwisata akan membutuhkan tempat melepas rasa lapar selama perjalanan.

Bagi wisatawan yang sedang mengunjungi Pulau Samosir dan ingin menikmati air panas alami yang keluar dari dalam perut bumi bisa menikmatinya di Sampean. Di sana terdapat tempat wisata pemandian air panas untuk berendam. Konon berendam di air panas alami ini akan membuat tubuh menjadi segar dan juga dipercaya bisa menyembuhkan beberapa macam penyakit terutama penyakit kulit.

Sehabis berendam tentunya akan terasa lapar, tetapi tidak perlu kuatir karena Anda bisa menikmati makanan di rumah makan yang ada disekitar lokasi pemandian air panas tersebut. Di sekitar tempat ini kuliner yang cukup favorit adalah Manuk Napinadar. Apa itu kunliner manuk napinadar?

Manuk Napinadar adalah resep asli masakan Batak yang diramu dengan bumbu khusus yang sangat khas yaitu andaliman. Bumbu ini sangatvkhas karena kemungkinan Anda tidak akan menemukannya di daerah lain.

Ada beberapa rumah makan yang menyajikan masakan khas Batak ini di lokasi air panas. wisatawan bisa mencobanya karena rasanya yang sangat enak, jika sudah menikmatinya tidak akan terlupakan. Untuk menikmati masakan ini Anda bisa memesan satu porsi yang cukup buat empat hingga lima orang makan dengan puas. Selain bumbunya yang sangat istimewa yang membuat masakan ini enak karena dibuat dari ayam kampung sehingga rasanya sangat lezat.

Karena kelezatannya yang tidak terlupakan, ada beberapa orang Jakarta yang sudah pernah menikmati masakan ini minta dikirimi masakan khas ini yang dimasak langsung dadi tempat ini. Ada sebuah rumah makan yang bisa dipesan kuliner manuk napinadar untuk dikirimkan ke kota lain seperti Jakarta. Sekarang hal ini menjadi sangat mungkin dengan terbukanya Bandara Silangit buat penerbangan komersil dengan jadwal yang teratur setiap hari. Bagi yang mau mencoba silahkan memesan.

Menikmati kuliner manuk napinadar khas Batak ini di lokasi sekitar pemandian air panas alami akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Bagaimana tidak? Anda akan makan dengan lahap makanan enak yang rasanya pedas dengan ditemani pemandangan alam yang luar biasa indahnya. Dari rumah makan di tepi Danau Toba tersebut Anda bisa melayangkan pemandangan ke arah barat melihat dinding tebing kaldera Danau Toba ke arah Simbolon. Pemandangannya luar biasa, tidak akan terlupakan.

Selain menikmati masakan khas Batak, minum kopi akan terasa lebih nikmat. Menyeruput kopi panas ditemani semilir angin danau yang sejuk alan menambahkan nikmatnya minuman kopi. Apalagi kopi dari Kawasan Danau Toba sudah terkenal dengan citra rasa dan aroma yang khas.

Buat yang kurang suka kopi anda bisa menikmati segarnya jus buah. Berbagai jus buah bisa Anda pesa di tempat ini, karena banyak buah yang segar tersedia. Buah-buahan yang dari Pulau Samosir juga terkenal memiliki rasa yang luar biasa. Alpukat Samosir sudah terkenal hingga berbagai kota, di kota Medan terkenal

Alpukat serut. Selain buah alpukat ada juga buah nenas yang rasanya manis. Bagi penyuka buah bisa menikmati berbagai olehan jus buah segar di sini.

Bagaimana? Ingin ke sana? Pastikan dijadwalkan dalam rencana liburan Anda ke Danau Toba.

Selamat berlibur.

Ihan Fish Or Batak Fish

Fish Batak or Ihan Batak people often call it as an animal endemic fish in Batak are the thought to be endangered and already registered in the IUCN Red List Status (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) with the code Ref.57073 since 1996. For the scientific name is Ihan genus Neolissochilus.

Fish Batak is originally called the genus Neolissochilus Ihan from the ancient times and it is the food of kings. Additionally ihan is made into upa-upa or offering it to God, usually in a custom event is given to a person by Hula-hula in hopes of feeding it and receives the blessing of the Almighty good health and longevity, in hopes of getting a lot of offspring, and a cheap sustenance and many treasures. In a traditional wedding ceremony, these snacks are also provided to the Boru in return feeding the tasty treats in the form of so-called by-Tudu Tudu sipanganon as a hope and a prayer received God’s blessing.

Feeding fish or dekke still continues to this day but had not used ihan anymore because its existence is more scarce in Batak. Instead now we used the type of fish that is almost similar to ihan, these fishes are dekke jurung-jurung. But in recent decades the fish has also been increasingly replaced into carp of the genus Cyprinus. Type of a goldfish as a substitute for the traditional snack is of the species Cyprinus carpio reddish yellow.

In the village of Bonan Dolok Balige districts of Toba Samosir there is a river called Sungai Sirambe Nauli, there are fish Batak they call Ihan but actually Fish Batak commonly referred to as fish of the genus Tor Jurung. By local residents of the river considered sacred but also serves as a source of water for drinking by people surrounding of it’s nature water is very clean.

What is unique in this river of life of hundreds of fish tail Batak large and small, Fish Batak or ihan is what makes the village Bonan Dolok famous and become one of the objects of tourism in Toba Samosir Balige. Visitors can feed the fish with the feeding of rice or beans. Batak fish in the river can not be taken and cooked for the forbidden.

Besides other habitat in the river Ihan Batak Binangalom in District Lumbanjulu Tobasa District. The people here have a rule if you want to catch fish from the river to keep the fish extinction because of increasingly scarce.

Fish Batak Or Ihan called Jurung fish, as well as snacks in the traditional procession by Batak, also consumed as normal food. If in Batak it’s particularly that the Batak fish as a food fish while many regional think of it as a fish sacred and believe that eating it will get sick, even tragedy that leads to death, certainly very far from the logic of common sense, but the story is mythic is indeed recognized as effective to preserve it.