Ayam Napinadar atau Manuk Napinadar

Ayam Napinadar atau Manuk Napinadar merupakan makanan khas Batak yang biasanya dihidang dalam pesta ada tertentu. Masakan ini merupakan makanan pilihan bagi masyarakat batak karena memiliki rasa yang nikmat dan istimewa. Keistimewaan masakan ini timbul dari cara pembuatannya yang cukup berbeda dari cara mengolah daging ayam menjadi masakan yang pada umumnya.

 

Biasanya untuk menyiapkan masakan manuk napinadar ini juru masak harus menyembelih sendiri ayam yang masih hidup untuk mendapatkan darahnya. Sesaat setelah disembelih darah ayam tersebut langsung ditetesi dengan air asam agar tidak menggumpal. Untuk apa darah ayamnya ditampung? Ya, masakan ini memang dicampur dengan darah ayam tersebut untuk membuat bumbunya.

 

Ayam yang sudah dibersihkan dan dipotong-potong dipanggang dengan bara arang untuk mendapatkan hasil panggangan yang bagus. Sementera untuk bumbu terdiri dari serai, lengkuas, jahe, kunyit, bawang putih, bawang merah, kemiri semuanya disangrai, ditambah bumbu yang tidak disangrai adalah cabe rawit dan andaliman serta garam. Seluruh bumbu yang sudah siap digiling dan dihaluskan, kemudian ditumis dengan minyak setelah wangi darah ayam yang tadi disiapkan dicampurkan ke dalam tumisan bumbu tersebut. Kemudian ditambahkan garam yang cukup.

 

Setelah matang akan didapatkan saos spesial yang kemudian dituang ke atas daging ayam yang sudah selesai dipanggang. Dan masakan ayam napinadar siap untuk dihidang dan Anda nikmati, bagi yang suka dengan rasa yang pedas tinggal menambahkan cabe rawit yang lebih banyak. Yang membuat rasanya istimewa adalah bumbu andaliman yang menjadi bumbu dasar dalam membuat saos napinadar ini, merupakan bumbu khas yang dipakai hampir dalam setiap masakan khas Batak, seperti arsik ikan mas, dekke naniura, natinombur, dan lain-lain.

 

Masakan Manuk Napinadar disukai oleh kebanyak orang batak karena rasanya yang nikmat, namun ada juga yang tidak mau memakannya karena bumbunya yang dicampur dengan darah ayam dalam bahasa Batak disebut namargota, karena tidak semua orang Batak mau memakan darah, walau darahnya sudah dimasak. Karena ada yang menganggap memakan darah tidak dihalalkan.

 

Makan napinadar di restoran napidadar Palipi lihat disini lokasinya.

 

Namun bagi yang tidak mempunyai halangan mengenai makan darah masakan ini pasti akan diserbu karena rasanya yang nikmat dan mantaf….., selamat mencoba. Horas.

 

 

 

Na Tinombur Ikan Bakar Khas Batak

Na Tinombur adalah makanan khas Batak yang terbuat dari ikan yang dibuat dengan cara dibakar. Jenis ikan yang biasa dibuat menjadi masakan ini bisa dari berbagai macam ikan seperti ikan mas, ikan mujahir atau ikan lele. Namun yang paling sering dibuat masakan na Tinombur adalah jenis ikan lele, mungkin karena daging ikan lele cukup tebal.

Ikan yang sudah dipanggang atau dibakar dihidang bersama bumbu khusus, disajikan seperti penyajian pecel lele atau lele penyet. Perbedaannya adalah racikan bumbunya karena bumbu untuk masakan na tinombur terdiri dari kacang tanah sangrai, kemiri yang disangrai, cabe rawit, jahe, bawang merah, bawang  putih, tomat kelereng daun jeruk, ebi atau terasi dan tidak lupa andaliman. Semua bumbu tersebut digiling dan dihaluskan kemudian di tumis.

Bumbu yang sudah matang dilumuri ke atas ikan yang sudah dibakar dan siap untuk dihidang. Olahan bumbu ini yang disebut sebagai tombur. Rasanya sangat nikmat dan khas. Na Tinombur adalah masakan khas dari Tapanuli yang terbuat dari ikan dan diberi Tombur (bumbu giling).

Ikan Mas Arsik

Arsik Ikan Mas

Arsik merupakan salah satu makanan khas Batak yang selalu ada pada acara adat. Arsik yang berasal dari daerah Tapanuli itu biasanya berbahan dasar seperti ikan mas, ikan mujahir dan ikan nila yang di bumbui dengan rempah-rempah seperti kemiri, bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, asam kandis, lengkuas, dll. Yang menjadi khas dalam masakan ikan bumbu arsik ini adalah bahwa sisik ikan ini masih menempel utuh pada sisi ikan yang akan di buat menjadi ikan arsik. Rasa ikan ini sungguh nikmat dan enak , proses pembuatannya pun sangatlah mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun hanya dengan cara yang sederhana.

Bahan yang di butuhkan adalah terdiri dari ikan ekor mas segar, batang serai, daun mangkokan, daun kemangi, jeruk nipis dan air bersih secukupnya saja.

Cara memasak ikan Arsik ini yaitu membersihkan ikannya dahulu dengan cara dicuci dengan air lalu dilumuri dengan air jeruk nipis. Lalu, diamkan ikan kira-kira selama 5-10 menit, Lumuri lagi ikannya dengan bumbu yang dihaluskan hingga merata. Lalu yang ke-empat ambil wajan lalu dialasi dengan batang serai, daun mangkokan , daun kemangi dan asam potong. Letakkan ikan diatas dedaunan yang sudah menjadi alas wajan. Selanjutnya, beri air secukupnya hingga ikan terendam rata. Masak juga diatas api sedang cenderung kecil sambil ditutup bagian atasnya. Terakhir, tunggu sampai benar-benar matang dan airnya habis. Rasa dari arsik ikan mas ini asam manis pedas gurih. Lalu, bumbu yang di gunakan untuk membuat bumbu khas adat nya harus sangatlah istimewa di karenakan khas dari lokasi pegunungan Sumatra Utara, contohnhya yaitu andaliman, asam cikala atau buah kecombrang, lalu untuk diluar arsik itu bisa juga untuk rempah-rempahnya yang seperti masakan traditional dari Nusantara lain seperti serai dll.

Ikan Arsik rasanya sunggu nikmat dan sangat harus di cicipi.Aroma rempah-rempah ikan Arsik ini sungguh mengoda rasanya. Kalau tidak mencicipi ikan Arsik ini, akan menyesal rasanya untuk tidak mencicipi rasanya, terutama rempah-rempahnya dengan aroma yang menggoda. Seketika memakan ikan arsik ini kamu akan merasakan lembutnya ikan Arsik ini dengan andaliman sejenis rempah untuk menciptakan rasa pedas hangat yang membuat lidah seakan bergetar.

Dekke Naniura Masakan Ikan Mas Khas Batak

Dekke Naniura

Naniura merupakan masakan yang berasal dari Tapanuli Utara. Dulunya Naniura ini hanya di buat untuk khusus para raja-raja. Naniura itu sebenarnya Dekke naniura.  Di dalam bahasa Batak naniura itu di artikan ikan yang tidak dimasak. Naniura adalah masakan yang terbuat nya dari ikan mas yang berbumbu disajikan dengan tanpa ada proses memasak menggunakan api, tetapi dimasaknya dengan dalam bumbu air jeruk asam yang berbahan dasar jeruk jungga.

Masakan ini berbumbu yang berdasar dari kunyit dengan kepedasan yang menyengat lidah. Bumbu Naniura yang seharusnya di pakai tidak lain dari andaliman atau merica batak, bahan-bahan ini dapat di temukan hanya di tempat penjual makanan khas batak. Andaliman memberikan sensasi nikmat hingga pada ujung lidah kamu pun yang akan membuat nafsu makan kamu semakin bertambah. Lalu ditambahkan dengan batang kecombrang yang menambahkan aroma dan rasa asamnya yang menyegarkan. Selain itu tidak lupa ditambahkan kacang tanah dan kemiri ke dalam bumbu perendam naniura yang sebelumnya disangrai dan kemudian dihaluskan untuk memberikan rasa gurih kedalam masakan ini.

Masakan ini hampir mirip dengan salah masakan Jepang yaitu Sashimi. Sama-sama bertekstur lembut dan segar, dengan di tambah rasa manis daging ikan.

Bahan untuk Naniura yaitu ada yang pasti Ikan Mas, Jeruk nipis, Serai, garam. Lalu bumbu halusnya yaitu ada 8 butir kemiri,disangrai, 6 butir bawang merah, di bakar, 5 buah cabe merah, 3 cm kunyit, 2 buah cabe rawit, 2 sendok teh ketumbar, 2 cm lengkuas dan 2 sendok the garam.

Untuk cara membuat masakan ini adalah pertama bersihkan dahulu ikan mas lalu di belah punggungnya kemudian tambahkan air jeruk nipis dan garam. Lalu, diamkan selama 15 menit lalu lumuri dengan bumbu halus. Letakkan ikan mas di pinggan tahan panas , kemudian kukus sampai matang. Naniura biasanya di sajikan mentah, bukannya dikukus. Dan terakhir masakan dekke naniura siap untuk dinikmati bersama sepiring nasi hangat. Ikan mas ini benar-benar lembut dan dapat dipotong dengan menggunakan sendok. Naniura ini disajikan dengan kacang panggang untuk menambahkan sedikit tekstur agar supaya lebih gurih dan renyah.