Taman Nasional Kerinci Seblat

Taman Nasional Kerinci Seblat

Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan rumah bagi berbagai macam hewan langka dan tanaman yang khas berada di daerah Sungai Penuh. Taman yang berada di jalur Perbukitan Bukit Barisan ini merupakan taman nasional terluas di Indonesia memiliki luas 13.750 km² meliputi empat propinsi yakni Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu.

Taman Nasional ini dibentuk dari penyatuan beberapa Cagar Alam menjadi satu. Cagar-cagar alam yang disatukan tersebut adalah Cagar Alam Inderapura dan Bukit Tapan, Suaka Margasatwa Rawasa Huku Lakitan-Bukit Kayu embun dan Gedang Seblat.

Dengan keindahan hutan yang ada di kawasan Taman Nasional ini terdapat banyak obyek wisata dan fenomena Alam yang menarik.

Obyek Wisata Alam dan Fenomena Alam

  • Gunung Kerinci memiliki ketinggian puncak 3.805 m dari permukaan laut, gunung ini merupakan gunung tertinggi di Sumatera yang masih aktif. Puncak gunung Kerinci dapat didaki melalui jalan setapak dari Kersik Tuo yang ditempuh sekitar 12 jam perjalanan.

 

  • Gunung Seblat dengan ketinggian 2.383 m dari permukaan laut memiliki fenomena alam yang sangat unik dengan adanya padang-padang penggembalaan yang luas dengan berbagai jenis primata, terdapat bunga raksasa Raflesia arnoldi. Lokasi Gunung Sebat dapat dicapai dari Muara Aman ke lokasi dengan berjalan kaki selama 12 jam.

 

  • Bukit Gedang Seblat dan Bukit Kayu Embun merupakan habitat beberapa jenis hewan langka seperti badak sumatera, gajah dan harimau. Untuk menuju ke lokasi dapat dicapai dari Muko-muko ke lokasi dengan jalan kaki selama 10 jam.

 

  • Danau Gunung Tujuh yang berada pada ketinggian 1.996 m dari permukaan laut merupakan kawah yang sudah tidak aktif yang berisi air tawar seluas 1.000 Ha. Ukuran kawah ini memiliki panjang 4,5 km dan lebar 3 km, yang dikelilingi oleh 7 buah gunung. Danau Gunung Tujuh ini merupakan danau air tawar tertinggi di Asia. Untuk menuju ke danau ini dapat dicapai dengan berjalan kaki melalui jalan setapak dari Pelompek selama 3 jam.

 

  • Bukit Tapan atau dikenal sebagai padang satwa Inum Raya merupakan padang yang menjadi tempat penggembalaan dan habitat berbagai jenis mamalia besar seperti gajah, harimau, rusa, tapir yang langsung dapat dilihat oleh pengunjug. Untuk menuju ke lokasi dapat dicapai dengan kenderaan umum dari Sungai Penuh ke lokasi selama 6-10 jam, kemudian dijalanjutkan dengan berjalan kaki.

 

  • Rawas Ulu Lakitan memiliki potensi wisata berupa air terjun Sungai Koten, air terjun Sungai Ampar, air terjun Sungai Keruh, air terjun Sungai Kerali, dengan dinding-dinding yang terjal dan arus sangat deras yang cocok untuk kegiatan rafting. Untuk menuju lokasi dapat ditempuh dari napal Licin antara 1-3 jam.

 

  • Gunung Masurai terletak di Desa Sungai Lalang Kecamatan Muara Siau Kabupaten Surolangun Bangko (6,5 jam dari Kota Bangko) merupakan kawasan yang diliputi hutan yang terdiri dari hutan hujan tropis yang masih alami.

 

  • Goa Napal Licin dan Kasah adalah lokasi wisata alam. Tempat ini adalah lokasi untuk melihat kompleks goa dengan keindahan gua yang memiliki stalaktit dan stalaknit membentuk pemandangan dalam gua yang menarik.

 

  • Grao Solar, Nguak dan Kunyit merupakan sebuah tempat wisata alam. Anda bisa melihat semburan air panas alami yang menyembur setinggi 15 meter. Selain ini di kawasan inin juga bisa menjadi lokasi pengamatan satwa seperti kelinci sumatera. Anda juga bisa melihat bunga Rafflesia dan bunga bangkai di kawasan ini.

 

  • Rawa Ladeh Panjang dalah lokasi yang digunakan sebagai lokasi Penelitian dan Pengamatan Satwa.

 

Taman Nasional Kerinci Seblat
Taman Nasional Kerinci Seblat

 

Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dengan ribuan mil persegi hutan hujan lebat di ujung barat Sumatera menjadi rumah bagi banyak hewan langka dan cantik lainnya serta tanaman yang tidak biasa (khas) seperti bunga rafflesia, tanaman aneh dengan bunga besar yang berukuran bisa mencapai beberapa meter. Bunga rafflesiaadalah tanaman bersifat parasit dan mengeluarkan bau seperti daging busuk maka sering juga dinamakan sebagai ‘bunga kembang bangkai’.

Kerinci Seblat juga merupakan rumah bagi badak sumatera yang sangat langka karena jumlahnya hanya kurang dari 100 ekor. Badak Sumatera adalah badak terkecil di dunia dan sangat berbeda dengan badak lainnya karena badak ini memiliki lapisan bulu merah-coklat di sekujur tubuhnya.

 

Kegiatan di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)

 

  1. Melihat Harimau di Kerinci Seblat

Sebagian besar yang datang ke Taman Nasional Kerinci Seblat ini adalah untuk melihat harimau sumatera di alam bebas.  Hrimau Sumatera adalah hewa nokturnal, hidup menyendiri, dan sangat pemalu, sehinggasulit menemui harimau di alam beas Tetapi tempat ini adalah tempat terbaik untuk melihat harimau sumatera di alam liar, dan penampakan kadang-kadang terjadi.

Jika kebetulan Anda tidak bisa melihat harimau, kemungkinan besar Anda akan melihat tanda-tanda harimau  terutama kotoran, jejak dan bekas goresan di pepohonan. Lingkungan hidup harimau ada di seluruh taman, dan jika Anda berjalan melalui berbagai hamparan hutan hujan yang tersedia dan menawarkan kesempatan untuk menemukannya.

 

  1. Mendaki Gunung Kerinci

Indonesia berada di jalur cincin gunung api dan Taman Nasional Kerinci Seblat adalah tempat dimana ada lima gunung berapi aktif. Yang terbesar dan paling aktif adalah Gunung Kerinci. Gunung ini merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia. Untuk mencapai puncak Anda harus menempuh dua tahap perjalanan, dimulai di pintu masuk taman. Pertama, Anda akan mendaki ke tempat perkemahan yang luas nya 3.400 mete, yang ditempuh dalam waktu sekitar setengah hari , jadi sebaiknya menginap di tempat ini.  Keesokan harinya perjalanan dilanjutkan selama satu jam hingga sampai di puncak gunung dan menjumpai pemandangan matahari terbit dari atas .

Dalam perjalanan, Anda akan melihat beberapa jenis flora dan fauna yang indah dan tidak biasa yang membuat Kerinci Seblat menjadi tujuan yang berbeda.  Anda kemungkinan mendapatkan kesempatan untuk melihat lutung, kadal, edelweiss dan bunga kembang bangkai di antara banyak lainnya.

 

  1. Melihat Badak di Tengah Kolam Sulfur Ladeh Panjang

Hutan hujan Ladeh Panjang merupakan tempat binatang yang paling banyak dibandingkan tempat lainnya di Taman Nasional Kerinci Seblat, dan terdapat area danau belerang dan sumber air panas di sebelah barat taman, dan berada di luar jalur hiking yang telah ditetapkan.

Lokasinya lebih terpencil, sehingga kemungkinan memiliki kesempatan lebih tinggi untuk melihat harimau. Selain itu lokasi ini menjadi tempat yang bagus untuk melihat sekilas badak Sumatera yang langka. Selain itu terdapat juga binatang lainnya yang dikenal seperti tapir yang merupakan babi besar dengan hidung bulat.

Cara Menuju Ke Lokasi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)

 

Kebanyakan untuk meunuju lokasi Taman Nasional Kerinci Seblat, pengunjung akan tiba lewat kota Padang karena kota ini merupakan kota besar terdekat. Perjalanan sekitar 3 hingga 4 jam berkendara bermotor dari Bandara Internasional Minangkabau ke Taman Nasional Kerinci Seblat dengan kondisi jalan yang sudah bagus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: