Tragedi Di Danau Toba

 

Tim pencarian dan penyelamatan percaya bahwa mereka telah menemukan keberadaan ferry yang tenggelam dalam cuaca buruk pada tanggal 18 Juni 2018. Langkah berikutnya akan mengkonfirmasikan penemuan dan mengangkat seluruh mayat yang hampir berjumlah 200 yang diyakini terperangkap di dalam kapal. Upaya pencarian ini menjadi tantangan besar karena Danau Toba adalah dari salah satu danau vulkanik terdalam di dunia

 

Feri KM Sinar Bangun yang kelebihan muatan tenggelam dalam cuaca buruk di Danau Toba di pulau Sumatra pada 18 Juni 2018. Sekitar 192 orang hilang, sebagian besar diyakini terperangkap di dalam perahu karena terbalik di bawah ombak yang menghantam dalam kondisi cuaca buruk pada saat kejadian.

Perkiraan jumlah mereka yang hilang menunjukkan feri kelebihan beban hampir lima kali di atas kapasitas. Kapal ini juga membawa puluhan sepeda motor, kata pejabat dan orang yang selamat.

Pada musim-musim tertentu kapal di Danau Toba sering membawa lebih banyak penumpang dan barang daripada kapasitas yang dirancang untuk kapal, hal ini tentu melanggar peraturan keselamatan.

 

KM SINAR BANGUN

KM SINAR BANGUN

Panjang: 17,45 m

 

 

Danau Toba

Danau Toba adalah tujuan wisata populer di Sumatera Utara, Indonesia. Dengan luas lebih dari 1.145 km persegi, Danau Toba adalah salah satu yang terbesar di dunia.

 

Danau ini terbentuk dari  kaldera sebuah gunung berapi kuno yang meletus sekitar 74.000 tahun yang lalu di salah satu letusan terbesar dalam sejarah. Banyak kapal menghubungkan pelabuhan kecil di sepanjang pantai danau ke pulau Samosir yang indah, yang menawarkan pemandangan hutan, air terjun dan bukit-bukit.

 

Kondisi Danau

Danau ini dikelilingi oleh lereng curam yang turun ke garis pantai dan jauh di bawah permukaan danau. Kaldera terbentuk 74.000 tahun yang lalu ketika letusan super meninggalkan kawah besar yang diisi dengan air selama ratusan tahun.

Ribuan tahun kemudian, pulau Samosir di tengah-tengah berangsur-angsur muncul dari danau, naik 700 meter di atas permukaan danau yang sekarang.

 

 

Danau Terdalam

Dengan kedalaman maksimum sekitar 500 m, Danau Toba adalah salah satu danau terdalam di dunia. Hingga sekitar sepuluh tahun yang lalu, detail dasar danau pada dasarnya tidak diketahui, dan masih belum sepenuhnya disurvei. Pada tahun 2005 dan 2008, tim ahli geologi yang dipimpin oleh Craig A. Chesner dari Eastern Illinois University melakukan penelitian dengan menggunakan peralatan sonar. Hasil survei tersebut menghasilkan data yang digunakan untuk membuat peta batimetrik dari Danau Toba.

 

 

Tempat Tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun

KM Sinar Bangun tenggelam di salah satu wilayah terdalam danau, dekat pantai timur laut. Pihak berwenang mengatakan telah menemukan apa yang mereka yakini sebagai sisa-sisa kapal dengan menggunakan peralatan sonar. Feri diperkirakan teronggok di kedalaman 450 meter di bawah air.

 

Operasi pencarian

 

Tim pencari dan penyelamat telah berupaya dengan menggunakan kendaraan bawah laut yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) menemukan mayat dan serpihan dari kapal di kedalaman 450 meter selama pencarian bawah air mereka, dan reruntuhan itu kemudian ditemukan. Namun, operasi pencarian dua minggu untuk mengambil mayat hampir 200 penumpang dibatalkan pada 2 Juli, dua minggu setelah kapal feri itu tenggelam.